Danantara Tekankan CEO BUMN Harus Prioritaskan Talenta Internal, Ini Alasannya
Danantara Tekankan CEO BUMN Harus Prioritaskan Talenta Internal, Ini Alasannya


JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menekankan pentingnya prioritas bagi talenta internal dalam pengisian posisi Chief Executive Officer (CEO) dan direksi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance) serta menjamin keberlanjutan kepemimpinan di BUMN.

Danantara menilai bahwa ekosistem BUMN saat ini sudah memiliki ribuan kader potensial yang dibina melalui program kepemimpinan terstruktur, sehingga pengangkatan pimpinan dari internal harus menjadi pilihan utama sebelum melirik pihak eksternal.

Alasan Utama Mengutamakan Talenta Internal BUMN

Ada beberapa pertimbangan strategis mengapa Danantara mendorong agar posisi CEO dan jajaran direksi BUMN diprioritaskan untuk kader internal:

  1. Pemahaman Mendalam tentang Kultur dan Bisnis: Talenta internal dinilai telah memahami seluk-beluk operasional, budaya kerja, hingga tantangan regulasi yang spesifik di sektor BUMN. Hal ini membuat proses transisi kepemimpinan berjalan lebih cepat dan efisien.

  2. Menjaga Motivasi dan Retensi SDM: Memberikan jalur karir (career path) yang jelas hingga tingkat puncak akan memotivasi insan BUMN untuk berkinerja terbaik serta mencegah hilangnya potensi SDM unggul (brain drain).

  3. Efektivitas Sistem Succession Planning: Kebijakan ini menjadi tolok ukur keberhasilan program kaderisasi dan talent pool yang selama ini telah dibangun dan didanai oleh perusahaan.

  4. Resistensi Perubahan yang Lebih Rendah: Pemimpin yang tumbuh dari dalam organisasi umumnya lebih mudah menggalang dukungan dari tim internal dan pemangku kepentingan (stakeholders) dibanding pihak luar.

Tetap Buka Celah Eksternal untuk Sektor Spesifik

Meski memprioritaskan kader internal, Danantara menegaskan bahwa opsi rekrutmen profesional dari luar (external hire) tidak sepenuhnya ditutup. Pengangkatan dari pihak eksternal tetap dimungkinkan dengan batasan dan kriteria yang ketat.

Opsi eksternal hanya dibuka jika:

  • BUMN tersebut membutuhkan keahlian transformatif khusus yang belum tersedia di dalam ekosistem internal (misalnya akselerasi teknologi tinggi atau ekspansi pasar global).

  • Perusahaan sedang dalam kondisi krisis yang memerlukan sudut pandang baru yang radikal untuk melakukan penyehatan (turnaround).

Dorong Standardisasi Assessment dan Transparansi

Guna memastikan kepemimpinan yang dihasilkan benar-benar berkualitas, Danantara bersama Kementerian BUMN terus memperketat standardisasi proses asesmen (fit and proper test). Sistem evaluasi berbasis kriteria kinerja, integritas, dan rekam jejak digital diperkuat agar proses seleksi berjalan obyektif dan terbebas dari intervensi non-profesional.

Dengan penekanan pada kaderisasi internal ini, diharapkan BUMN tidak hanya mampu mencetak pemimpin yang kompeten secara bisnis, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi terhadap misi pembangunan nasional.

Posting Komentar