Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Mesir El-Sisi di Istana Merdeka

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut secara resmi kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tingkat tinggi ini menandai babak baru penguatan hubungan bilateral strategis antara kedua negara sahabat yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Penyambutan kenegaraan dimulai dengan kedatangan iring-iringan kendaraan resmi Presiden El-Sisi yang dikawal oleh pasukan berkuda dan nusantara di halaman kompleks Istana Kepresidenan. Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Presiden El-Sisi dengan jabat tangan hangat dan senyuman di atas karpet merah.

Acara dilanjutkan dengan Upacara Penyambutan Resmi yang diisi dengan kumandang lagu kebangsaan kedua negara—"Indonesia Raya" dan lagu kebangsaan Mesir—serta dentuman meriam kehormatan. Setelah prosesi inspeksi pasukan kehormatan, kedua pemimpin negara menggelar sesi perkenalan delegasi dari masing-masing negara.

Memperkuat Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Dalam pertemuan bilateral tertutup yang digelar kemudian, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan volume perdagangan bilateral, investasi, kerja sama industri pertahanan, hingga pertukaran pendidikan dan budaya.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan historis yang kuat antara Indonesia dan Mesir, mengingat Mesir adalah salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945. Sementara itu, Presiden El-Sisi menyambut baik berbagai peluang kerja sama ekonomi baru, khususnya di sektor transisi energi dan pembangunan infrastruktur.

Pertemuan penting ini ditutup dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) serta pernyataan pers bersama kepada awak media nasional dan internasional, menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat peran aktif dalam ketiadaan stabilitas dan perdamaian global.


Posting Komentar